Mudik adalah kegiatan perantau atau pekerja migran
untuk kembali ke kampung halamannya. Kata mudik berasal dari sandi kata bahasa Jawa ngoko, yaitu mulih dilik yang berarti pulang sebentar. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari
raya besar keagamaan misalnya menjelang lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara
yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. Tradisi mudik muncul
pada beberapa negara berkembang dengan mayoritas penduduk Muslim, seperti
Indonesia dan Bangladesh. Penduduk Indonesia ada yang pergi mudik menggunakan
kendaraan umum dan ada juga yang menggunakan kendaraan pribadi, khususnya
sepeda motor.

Rencana pergi mudik harus disiapkan dengan
matang, agar kita dapa pergi dengan nyaman dan aman. Yang terpenting yaitu
masalah keuangan, kita harus mampu mengatur berapa jumlah pengeluaran yang
harus disiapkan, jangan sampai dana yang dibutuhkan tidak mencukupi sehingga
menghambat niat kita untuk mudik. Selanjutnya, kita harus menyesuaikan berapa
lama kita berada dikampung halaman dengan hari libur agar tidak bentrok, selain
itu, selesaikan dahulu tugas-tugas kantor maupun sekolah yang tertunda sehingga
saat kita bersilahturahmi tidak terganggu dengan urusan kerja.
Beban yang paling berat yang dihadapi dalam mudik adalah penyediaan sistem transportasinya, karena secara bersamaan jumlah masyarakat menggunakan angkutan umum atau kendaraan melalui jaringan jalan yang ada membludak sehingga sering mengakibatkan kemacetan bahkan penundaan perjalanan. Mudik adalah hal yang paling menyenangkan bagi setiap keluarga, apalagi jika membawa anak ikut serta. Berbagai kisah suka duka menghiasi perjalanan para pemudik dari kota ke kampung halaman masing-masing, tidak sedikit uang yang dikeluarkan dan bahkan keselamatan dipertaruhkan.
Ada beberapa alasan mengapa banyak orang yang tinggal di kota memilih untuk mudik, diantaranya yaitu untuk memanfaatkan libur hari raya yang biasanya cukup panjang untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman, mudik juga bisa membangkitkan kesegaran dan tenaga baru bila mereka kembali bekerja di kota. Oleh karena itu mudik Lebaran, selain menjadi tradisi tahunan, juga memiliki efek perbaikan hidup atau terapi untuk rasa kehilangan bagi mereka yang hidup jauh dari orang tua dan keluarga, namun kadang fenomena mudik sering dijadikan sebagai media untuk menunjukkan kesuksesan di kota, status sosial yang diperoleh perlu diketahui oleh sanak-keluarga.
Ada 2 pilihan kendaraan untuk pulang ke kampung halaman, yaitu kendaraan umum dan kendaraan pribadi. Jika memilih menggunakan kendaraan pribadi, berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan :
1. Persiapkan diri dengan baik secara fisik maupun psikologis. Sebaiknya tidak berangkat setelah pulang kerja maupun setelah melakukan aktifitas berat karena selain badan lelah, kondisi psikis juga kurang bagus.
2. Berdoalah sebelum berangkat, mohon perlindungan-Nya.
3. Periksa kesehatan terlebih dahulu, terutama jika memiliki riwayat sakit tertentu. Jangan lupa membawa obat-obatan sesuai kebutuhan.
4. Siapkan makanan dan minuman terutama untuk anak-anak di bawah lima tahun. Sebaiknya tidak membeli makanan sembarangan di pinggir jalan.
5. Siapkan peta mudik dan pastikan peta mudik anda terbaharui. Gunakan alat bantu petunjuk arah, missal kompas atau GPS, jika diperlukan.
6. Siapkan alat komunikasi seperti handphone dalam kondisi online untuk memudahkan dalam melakukan panggilan jika diperlukan. Jangan lupa membawa charger mobil.
7. Jika memerlukan pertolongan medis, gunakan posko-posko kesehatan yang diberikan oleh pemerintah di sepanjang arus mudik.
8. Jangan mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk. Istirahat secara periodik untuk mengatasi lelah dan mengantuk..
9. Periksa kondisi kendaraan dan pastikan kondisinya prima, mulai dari tekanan ban, oli, saringan udara, aki dan kelistrikan. Bawa sikring (fuse) cadangan bila diperlukan.
10. Setelah tiba ditujuan, pastikan anda beristirahat yang cukup sebelum melakukan silaturahmi berkeliling rumah untuk menemui sanak saudara.
Jika memilih pulang kampung menggunakan kendaraan umum seperti, bus, kereta, metromini, kapal, ataupun pesawat, berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan saat mudik :
- Bawa barang secukupnya saja, yang dibutuhkan dalam perjalanan maupun di tempat mudik nanti. Dengan demikian tidak akan merepotkan perjalanan sehingga waktu dan uang lebih efisien.
- Berdoalah sebelum berangkat, mohon perlindungan-Nya.
- Bawa uang secukupnya saja sesuai kebutuhan pejalanan, hal ini agar meminimalisir resikoterjadinya tindak kriminalitas..
- Jangan membiarkan perut dalam keadaan kosong selama perjalanan. Jika lapar, makanlah di tempat resmi. Kalau kereta api dan kapal laut, bisa ke kantin resmi. Kalau bus, atau angkutan travel, bisa jajan di perhentian yang resmi, biasanya mampir di rumah makan tertentu yang sudah ditunjuk oleh perusahaan bus atau angkutan travel yang bersangkutan.
- Bawa Hp dan batery serep atau power bank, supaya komunikasi tidak terputus di perjalanan. Bawa pula charger-nya, untuk nanti di tempat tujuan. Bawa juga berbagai keperluan anak jika anak-anak diikut sertakan dalam perjalanan mudik.
- Bagi yang sering “mabuk” dalam angkutan umum, minum obat anti mabuk dulu sebelum berangkat. Bawa minuman herbal, permen jahe, atau permen asem, yang bisa mengatasi rasa mual selama perjalanan.
- Khusus bagi wanita, jangan memakai perhiasan dari emas, yang mencolok, yang bisa menimbulkan niat jahat dari para penjahat, juga menggunakan pakaian yang mudah untuk bergerak disarankan menggunakan celana agar lebih efisien.
- Ketika sudah di dalam angkutan umum bersikap santai namun tetap waspada. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal. Kalau menawarkan minuman atau makanan, tolak dengan halus.
- Bawa uang receh, untuk keperluan memberi pengemis atau pengamen.
Saat musim mudik datang, banyak rumah yang ditinggal dalam keadaan kosong karena semua anggota keluarga ikut serta. Dibawah ini adalah tips-tips yang dapat dilakukan agar rumah tetap dalam kondisi aman saat kita pulang mudik :
- Menghentikan sementara waktu pengiriman koran, jika berlangganan koran
- Pastikan segala alat elektronik dalam posisi off dari stop kontak dan cabut selang tabung gas kompor, serta matikan PAM
- Meletakkan sandal atau sepatu di depan pintu rumah
- Nyalakan lampu di bagian tengah, dan lampu depan
- Sampaikan ke petugas kebersihan untuk membersihkan halaman setiap hari, untuk menghindari kesan rumah tidak dirawat.
- Pastikan semua aliran listrik aman, tidak ada perangkat elektronik yang masih menyala. Serta cabut atau matikan koneksi peralatan elektronik yang tidak diperlukan.
- Untuk yang memiliki kendaraan roda 2 , pastikan tersimpan didalam dengan keadaan businya tercopot, serta ban dalam keadaan kempesNyalakan lampu di bagian tengah, dan lampu depan.
- Pastikan kembali semua dalam keadaan aman sebelum pergi mudik
- Jangan lupa titipkan rumah ke tetangga atau ketua RT dan juga berikan nomor telepon yang bisa dihubungi
Mudik biasanya
dilakukan saat hari-hari besar keagamaan tiba, seperti lebaran dan natal. Hari
besar keagamaan dianggap sebagai hari
yang sakral, namun tetap saja ada manusia yang berlaku tidak terpuji, seperti
melakukan penipuan, pencurian, hipnotis, bahkan pembunuhan hanya untuk merampas
harta orang lain. Untuk menghindari tindak kriminal seperti itu, ada beberapa
cara yang dapat kita lakukan, yaitu :
Tradisi
mudik di Indonesia sudah terjadi sejak dari zaman dahulu kala, walaupun banyak
kendala dan persiapan yang harus disiapkan tetap saja tiap tahun jumlah pemudik
sangat tinggi, bahkan bertambah. Apa yang menyebabkan mudik begitu penting
sehingga masyarakat Indonesia tetap melakukan budaya tersebut? Sebenarnya berkumpul
dan bersilahturahmi dengan sanak saudara merupakan tujuan utama masyarakat kota
pergi mudik, karena sebagian besar pegawai kantoran maupun pedagang di kota
merupakan perantau. Jadi mudik adalah saat-saat yang ditunggu oleh mereka,
selain itu suasana kampung dan desa yang masih asri dan alami dapat menenangkan
pikiran dan juga sebagai penghilang penat setelah sekian lama hidup di kota
yang setiap hari harus berkutat dengan macet, polusi, dan pekerjaan yang
menumpuk.
.jpg)



